Dunia Farmasi


Definisius

Farmasi berasal dari kata “PHARMACON” yang berarti obat atau racun. Sedangkan pengertian farmasi adalah suatu profesi di bidang kesehatan yang meliputi kegiatan-kegiatan di bidang penemuan, pengembangan, produksi, pengolahan, peracikan, dan distribusi obat.
Tanggung jawab seorang ahli farmasi adalah bertanggung jawab atas kesehatan dan keselamatan manusia/pasien yang membutuhkannya.
Dalam ilmu farmasi ada empat bidang yang dipelajari, yaitu farmasi klinik, farmasi industri, farmasi sains, dan farmasi obat tradisional.
Kemampuan penunjang yang harus dimiliki adalah senang dan familiar dengan fisika, kimia, biologi, dan matematika; ketelitian dan kecermatan; hapalan dan kemampuan analisa; dan suka bekerjadi laboraturium.

lambang

Pernah terlontar pertanyaan iseng dari temanku yang bukan anak farmasi.” Eh sis kenapa sich lambang farmasi itu ular yang melilit pada mangkuk?”. Hmm,,aku pun termenung sambil berpikir ” Wah, Kenapa ya? Heran selama ini hal tersebut tidak pernah mengusik pikiranku, aku terbiasa menerima hal itu memang sudah begitu adanya”. Lantas akupun menjawab sekenanya “Yah,mungkin karena ular itu mengeluarkan bisa yang nantinya ditampung di mangkuk tersebut. Lalu bisa ular tersebut dapat digunakan sebagai obat. Seperti halnya obat,Bisa ular dapat bersifat sebagai obat maupun sebagai racun tergantung takarannya”. Temanku pun menjawab “Oh begitu yaa”. Namun sebenarnya aku masih belum puas dan yakin dengan jawabanku. Maka aku pun mencari informasi lebih lanjut mengenai hal itu.


Setelah berselancar ria di internet, aku menemukan bahwa ternyata lambang farmasi tersebut merupakan patung yang menggambarkan dewi Yunani-Hygieia-sedang memegang mangkuk dengan ular jinak yang mengitarinya dan seolah minum dari mangkuk tersebut. Hygeia adalah dewi kesehatan, kebersihan dan sanitasi yang merupakan seorang anak dari Asclepius (Dewa pengobatan dan penyembuhan dalam mitologi yunani). Beberapa orang berpendapat bahwa mangkuk Hygeia dan ular merupakan simbol keseimbangan alam di muka bumi. Ular menggambarkan pasien yang bebas memilih untuk mengobati dirinya sendiri atau tidak. Menurut kepercayaan Yunani kuno, ular yang melilit pada mangkuk menggambarkan kebijaksanaan dan kesembuhan. Hal ini dikarenakan ketika orang mati akan berada pada alam baka yang entah baik atau buruk dan ular dipercaya bisa berkomunikasi dengan orang mati tersebut. Bahkan ular juga dipercaya bisa membawa jiwa orang yang telah meninggal untuk membantu kehidupan.

sangkut paut ilmu dan prospek de depannya

Farmasi merupakan penggabungan dan penerapan dari ilmu-ilmu alam dan ilmu farmasi itu sendiri. Berikut ini beberapa ilmu-ilmu farmasi:

  1. Farmakognosi adalah ilmu yang mempelajari tentang sumber bahan obat dari alam, terutama dari tumbuh-tumbuhan.
  2. Farmakodinamik adalah ilmu yang mempelajari pengaruh obat terhadap sel hidup atau terhadap organisme hidup, terutama reaksi fisologis yang ditimbulkannya.
  3. Farmakokinetik adalah ilmu yang mempelajari absorpsi, distribusi, metabolisme (biotransformasi) dan ekskresi obat (ADME).
  4. Farmakoterapi adalah ilmu yang mempelajari tentang penggunaan obat dalam pengobatan penyakit
  5. Toksikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang zat-zat racun dengan khasiatnya serta cara-cara untuk menganal/mengidentifikasi dan melawan efeknya.
  6. Kimia farmasi analisis adalah ilmu yang mempelajari tentang analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa-senyawa kimia, yang berhubungan dengan khasiat dan penggunaanya sebagai obat.
  7. Farmasetika adalah ilmu yang mempelajari tentang cara penyediaan obat, yang meliputi pengumpulan, pengenalan, pengawetan dan pembakuan bahan obat-obatan; seni peracikan obat; serta pembuatan sediaan farmasi menjadi bentuk tertentu sehingga siap digunakan sebagai obat.
  8. Teknologi farmasi adalah ilmu yang membahas tentang teknik dan prosedur pembuatan sediaan farmasi dalam skla industri farmasi termasuk prinsip kerja serta perawatan/pemeliharaan alat-lat produksi dan penunjangnya sesuai ketentuan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB)
  9. Biofarmasetika adalah ilmu yang mempelajari pengaruh formulasi terhadap aktivitas terapi dan produk obat
  10. Farmasi klinik meliputi kegiatan memonitor penggunaan obat, memonitor efek samping obat dan pemberian informasi obat bagi yang membutuhkannya.
  11. Manajemen farmasi adalah ilmu yang mempelajari tentang administrasi, manajemen, dan pemasaran yang berhubungan dengan kewirausahaan farmasi beserta aspek-aspek kewirausahaannya.
8 stars of Pharmacist..
Apa itu 8 (eight) Stars of Pharmacist ??
8 (eight) Stars of Pharmacist adalah suatu nilai-nilai yang harus dimiliki sebagai seorang farmasis untuk bisa memberikan pelayanan dan kontribusi yang baik dalam pekerjaan maupun kehidupan bermasyarakat dan bernegara.Berikut delapan bintang yang dimiliki oleh seorang farmasis :

  1. Leader : seorang farmasis harus punya jiwa kepemimpinan yang kuat, baik memimpin diri sendiri, atau orang lain dan tanggung jawab dalam semua hal yang menyangkut kesejahteraan pasien dan masyarakat.
  2. Decision Maker : Seorang farmasis harus berpondasikan kecocokan, kemanjuran, aman dan harga yang efektif serta memainkan peran dalam penyusunan kebijaksanaan obat-obatan.
  3. Communicator : Seorang farmasis harus bisa menjelaskan informasi kesehatan dan obat-obatan pada masyarakat serta berpengetahuan dan percaya diri ketika berinteraksi dengan tenaga kesehatan.
  4. Long Life Learner : Seorang farmasis harus belajar bagaimana menjaga ilmu pengetahuan dan keterampilan mereka tetap up to date.
  5. Teacher : Seorang farmasis tidak hanya membagi ilmu pengetahuan pada yang lainnya, tapi juga memberi peluang pada praktisi lainnya untuk memperoleh pengetahuan dan menyesuaikan keterampilan yang telah dimilikinya.
  6. Care Giver : Seorang farmasis mampu menjelaskan gaya hidup sehat, simptom penyakit serta pelayanannya harus dengan mutu yang tinggi.
  7. Manager : Seorang farmasis harus bisa mengelola dan mengatur segala sumber daya (SDM, fisik dan keuangan) dan informasi secara efektif serta tanggung jawab yang lebih besar untuk bertukar informasi tentang obat dan produk yang berhubungan dengan obat serta kualitasnya.
  8. Researcher : Seorang farmasis harus bisa menggunakan sesuatu berdasarkan bukti (ilmiah, praktek farmasi, sistem kesehatan) yang efektif dalam memberikan nasehat pada pengguna obat secara rasional dalam tim-tim pelayanan kesehatan.
sebagai soarang farmasis bisa di bilang harus atau wajib menjalankan nilai-nilai yang disebutkan diatas demi terciptanya harmonisasi antara dunia farmasi dengan masyarakat yang ada.
Lulusan sarjana farmasi atau yang lebih dikenal dengan sebutan apoteker memiliki banyak pilihan tempat bekerja tergantung dari minat masing-masing. Berikut ini beberapa lapangan pekerjaan yang bisa dimasuki oleh seorang apoteker:
1. Apotek
Seorang apoteker bisa bekerja di apotek sebagai Apoteker Pengelola Apotek (APA) atau jika mempunyai modal yang cukup bisa mendirikan apotek sendiri
            
2. Rumah sakit
Di rumah sakit, apoteker bisa bekerja sebagai apoteker penanggung jawab depot obat di rumah sakit
 
3. Pedagang besar farmasi (PBF)
Pedagang Besar Farmasi (PBF) adalah perusahaan yang memiliki izin untuk pengadaan, penyimpanan, dan penyaluran perbekalan farmasi. Apoteker bisa bekerja sebagai penanggung jawabnya.
4. Industri Farmasi
Di industri farmasi, apoteker bisa bekerja di:
• Bagian penelitian dan pengembangan obat
• Bagian produksi obat
• Bagian Quality Control (QC)
• Bagian penjualan (sales) dan pemasaran (marketing) obat.
      
5. Instansi pemerintahan dan TNI/Polri
Di instansi pemerintahan dan TNI/Polri, apoteker bisa bekerja di:
• Bagian administrasi pelayanan obat pada instansi pemerintah/TNI/Polri
• Departemen Kesehatan (Depkes), Badan Pengawasan Obat Makanan (BPOM)
• Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas|) sebagai dosen bidang farmasi
        
6. Di klinik pemeriksaan
7. Wirausaha, misal dengan mendirikan apotek atau toko obat, membuat apotek hidup
8. peneliti:
     Itulah penjelasan singkat tentang bidang ilmu farmasi,
organisasi Resmi farmasi:
ikatan Apoteker Indonesia
lengkapnya:klik!
perguruan tinggi
lebih lengkapnya
Berdasarkan Badan Akreditisasi Perguruan Tinggi Indonesia, Oktober 2009. Berikut adalah informasi akreditasi universitas/badan perguruan tinggi di Indonesia
Perguruan Tinggi
Akreditasi
Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta A
Sekolah Farmasi, Institut Teknologi, Bandung A
Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Surabaya A
Departemen Farmasi, FMIPA Universitas Indonesia, Jakarta A
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya A
Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta A
Fakultas Farmasi Universitas Pajajaran, Bandung A
Jurusan Farmasi, FMIPA, Universitas Andalas, Padang A
Jurusan Farmasi, FMIPA, Universitas Hasanuddin, Makassar A
Fakultas Farmasi Universitas Widya Mandala, Surabaya A
Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta A
Fakultas Farmasi Universitas Muhamadiyah, Surakarta A
Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan, jogja A
Perguruan Tinggi
Akreditasi
Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim, Semarang B
Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Medan B
Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi, Surakarta B
Fakultas Farmasi Universitas Tujuh Belas Agustus, Jakarta B
Jurusan Farmasi, FMIPA, UNJANI, Bandung B
Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Islam Indonesia,Yogyakarta B
Jurusan Farmasi FMIPA Institut Sain dan Teknologi Nasional Jkt B
Sekolah Tinggi Farmasi (STIFAR), Yayasan Pharmasi, Semarang B
Sekolah Tinggi Farmasi Perintis, Padang B
Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto B
Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Bandung B
PS Farmasi FMIPA Universitas Udayana, Denpasar B
informasi mengenai dunia kefarmasian :
blog dosen kami:
terima kasih semoga bisa bermanfaat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s