ayo berpikir kreatif

Akal adalah salah satu karunia terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia. jika digunakan dengan baik, akal membedakan manusia dengan mahkluk lain. Karunia akal membuat manusia memiliki kemampuan berpikir sehingga ia patut untuk diberi kewajiban untuk melaksanakan berbagai aktivitas ibadah dan memikul tanggung jawab sebagai khalifah Tuhan di muka bumi ini.

Dalam diskursus ilmu logika, manusia dikenal sebagai hewan yang berpikir. Manusia dan hewan sama-sama menikmati fungsi pancaindera. Namun manusia berbeda dengan hewan karena akal dan kemampuan berpikir yang memungkinkan untuk mengadakan peninjauan dan pembahasan terhadap berbagai informasi dari suatu peristiwa kemudian diolah oleh akal lalu hasilnya diejawantahkan dengan berbicara, bertindak, menulis, dan lain sebagainya.

Allah sendiri telah memberi dorongan kepada manusia untuk berpikir terhadap alam semesta, mengadakan pengamatan terhadap berbagai gejala alam, merenungkan keindahan ciptaan-Nya dan mengungkapkan hukum-hukum-Nya di alam semesta [1] . Allah juga menandaskan dalam firman-Nya bahwa seseorang yang menggunakan akalnya akan ditinggikan martabatnya dan direndahkan (hingga lebih rendah dari hewan) bagi yang tidak menggunakan akalnya untuk berpikir [2] . Jadi, manusia harus benar-benar menggunakan sumber daya yang ada pada dirinya supaya menjadi manusia seutuhnya.

Dalam proses berpikir, manusia harus kreatif. Ia harus bisa mengolah informasi dengan baik sehingga hasilnya juga bisa memuaskan. Berpikir kreatif adalah proses berpikir yang teratur dan terencana dengan matang dan menghasilkan hal baru yang bisa dimanfaatkan oleh orang lain. Semua orang dapat berpikir dengan kreatif karena kreativitas merupakan entitas utuh yang memungkinkan manusia untuk mencoba hal-hal baru. Kreativitas merupakan kemampuan untuk bisa memadukan berbagai informasi dengan cara baru dan tidak biasa guna menemukan solusi bagi masalah, menciptakan temuan baru, atau menciptakan karya seni. [3] Para ilmuwan menggunakan akalnya untuk berpikir secara kreatif sehingga mereka bisa menciptakan hal-hal baru yang sintesis dan berguna.

Dari penjelasan di atas, seseorang membutuhkan metode untuk berpikir kreatif. Metode disini bisa juga berarti sebagai perangkat untuk mengembangkan kreativitas berpikir. Selain itu, jika metode telah dijalankan dengan baik, timbul dampak dari pemikiran tersebut sehingga menjadi ciri-ciri berpikir kreatif. Setelah kedua hal tersebut ditemukan, akan diketahui hambatan-hambatan dalam kreativitas berpikir sehingga kita berpikir dengan kreatif.

Sebenarnya, seseorang bisa membuat metode sendiri untuk berpikir kreatif. Akan tetapi, metode yang akan ditulis disini adalah tiga metode umum untuk mengembangkan kreativitas berpikir. Pertama, sebelum berpikir, tujuan harus ditentukan berdasarkan kebaikan. Dengan demikian, seseorang akan menuju berpikir kreatif positif. Kedua, mendukung pemikiran dengan berbagai macam informasi valid dan diolah dengan sistematis. Berpikir kreatif menuntut adanya postulat yang benar dan didukung oleh tiga aspek kebenaran. Ketiga, bermusyawarah atau berdiskusi. Inilah metode paling ampuh untuk menumbuhkan kreativitas berpikir. Berdiskusi menuntut seseorang untuk berpikir kreatif dan tidak sembrono dalam menentukan dan menemukan suatu hal.

Jika metode telah dilakukan dengan benar, timbul dampak dari hasil pemikiran tersebut dan itu merupakan ciri dari berpikir kreatif. Setidaknya, ada empat ciri atau dampak berpikir kreatif. Pertama, pemikiran kreatif merupakan pemikiran genuine dan baru berdasarkan kebaikan dan kebenaran obyektif. Kedua, berpikir kreatif bersifat kolektif karena dibangun dari olah pemikiran beberapa orang. Kreatifitas dilarang menjadi urusan individualistik, tetapi harus memikirkan kebutuhan dan kepentingan bersama. Ketiga, berpikir kreatif akan berdampak positif bagi pelakunya dan orang lain. Keempat, berpikir kreatif menimbulkan gagasan baru yang tidak pernah ada sebelumnya. Kelima, berpikir kreatif sangat menyenangkan.

Banyak hal yang bisa menghalau kreativitas berpikir. Salah satunya tidak memiliki metode tertentu dalam menunjang pemikiran. Selain itu, terdapat beberapa penghambat lain dan sebisa mungkin seseorang harus mencegah atau menanggulangi.

Penyebab utama yang menjadi penghalang dalam berpikir kreatif adalah minimnya pengetahuan. Layaknya seseorang yang ingin membangun rumah akan tetapi alat yang dimiliki kurang memadai. Sangat parah akibatnya jika kekurangan ini tidak ditanggulangi. Jika seseorang tidak memiliki pengetahuan, bagaimana ia bisa berpikir? Bagaimana ia mempertahankan status manusianya?

Selain itu, fanatis terhadap sesuatu atau suatu kelompok juga menyebabkan stagnasi kreatifitas berpikir. Fanatis berarti tidak mau menerima aspirasi kalau bukan dari kelompok yang disukai. Fanatik membuat akal seseorang menjadi beku, dan akan hancur ataumeleleh jika panas menyengat. Begitu pula jika seseorang berpikir karena didorong oleh keinginan-keinginan buruk, akan terjebak pada arogansi berpikir atau pemikiran ‘mercusuar’ dan masuk dalam kategori berpikir kreatif negatif.

Berpikir bisa dilakukan oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Berpikir merupakan identitas kemanusiaan seseorang yang harus dijaga nama baiknya. Salah satu cara menjaga nama baik berpikir adalah menunjangnya dengan kreativitas. Dengan berpikir kreatif, seseorang tidak akan punah oleh seleksi alam. Berpikir kreatif akan membuat seseorang peduli terhadap sesuatu yang berada di sekelilingnya. Menggunakan akal dengan kreatif membuat hidup seseorang menjadi menyenangkan. Jadi, mari berpikir kreatif!.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s